Ozie LOGO KOMDAP

KOMDAP (KOMUNITAS MUDA PENGUSAHA).

AYO GABUNG SEKARANG

Jalin Komunitas Bisnis Anda Bersama Kami, Karna Yang Muda Yang Pengusaha

ANDA BUTUH DESAIN ?????

Desain Logo, Company Profile, Brosur, Spanduk, Conver Buku dll Hub : 08978036841 Email : oziealafasy@gmail.com

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

ACER ASPIRE 2920

ACER ASPIRE 2920 SPESIFIK CEKIDOT- INTEL CORE 2 DUO- PROSESSOR T7300 (2.0 GHZ)- RAM 1 GB DDR2 - HARDISK 250 GB HDD- DVD- BLUETOOTH- CHARGER- NO TAS- NO DRIVER.

Minggu, 28 Juli 2013

LAPTOP ACER ASPIRE 2920 - SECOND PROMO RAMADHAN

LAPTOP ACER ASPIRE 2920 - SECOND PROMO RAMADHAN


Today 15:00
Kondisi Barang : Second
Harga : Rp. 2.300.000
Lokasi Seller : DKI Jakarta
ASSALAMU'ALAIKUM
DI BULAN YANG PENUH BERKAH
ALHAMDULILLAH ANE DAPET BERKAH JUGA


MENANG LELANG BEBERAPA LAPTOP

SALAH SATUHNYA INI GAN

ACER ASPIRE 2920
SPESIFIK CEKIDOT
- INTEL CORE 2 DUO
- PROSESSOR T7300 (2.0 GHZ)
- RAM 1 GB DDR2
- HARDISK 250 GB HDD
- DVD
- BLUETOOTH
- CHARGER
- NO TAS
- NO DRIVER




AGAN AGAN MINAT
COD JAKARTA BEKASI
LANGSUNG SMS OR CALL 0897 8036 841

Sabtu, 27 Juli 2013

Form Pendaftaran


Powered by 123ContactForm | Report abuse

Jumat, 26 Juli 2013

Buka Puasa dengan Buah - Buahan Yuuuuuk...!!!

Berikut merupakan jenis buah buahan yang bagus untuk berbuka puasa, karena buah buahan berikut merupakan anti dehidrasi. Dehidrasi  merupakan hal yang kerap menghampiri  ketika berpuasa, hal seperti ini terjadi karena  anda tidak makan dan minum selama 12 jam.  Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas ketika berbuka puasa.
Namun kebanyakan orang malas untukmengkonsumsi air putih sebanyak itu, sehingga mengkonsumsi buah buahan adalah alternative lain untuk mencegah dehidrasi.
Dibawah ini adalah buah buahan yg membantu anda untuk terhindar dari dehidrasi yang bisa Anda konsumsi, seperti diberitakan oleh The Eco Muslim:
  1. Semangka. Siapa tak suka buah segar dan manis ini. Ada 2 jenis semangka yang dapat Anda konsumsi, yaitu yang merah dan kuning. Kandungan air dalam semangka mencapai 92 persen, dan dilengkapi mineral dan vitamin yang baik bagi tubuh yang sedang berpuasa.
  2. Jeruk. Jeruk memiliki kandungan air hingga 87 persen, dan selebihnya juga berisi vitamin dan mineral yang sangat baik bagi kesehatan dan kecantikan.
  3. Anggur pun memiliki jumlah cairan yang cukup banyak, hingga dapat memenuhi sebagian kebutuhan cairan tubuh. Antioksidannya tinggi, apalagi bila Anda konsumsi berikut bijinya. Jenisnya bisa sesuai selera Anda, anggur merah, hijau, ungu, atau yang hitam.
  4. Air kelapa. Air kelapa  sangat lezat dikonsumsi saat berbuka puasa. Mineral yang ada di dalamnya bisa memenuhi kebutuhan ion tubuh.
  5. Nanas. Selain kaya kandungan air, nanas pun memiliki khasiat anti peradangan yang baik bagi kesehatan. Rasanya yang manis sangat lezat dipadu dalam hidangan es buah atau rujak buah.
  6. Blewah. Kandungan air dalam buah yang segar ini mencapai hingga 80 persen. Selain mencegah dehidrasi, ia bisa mengembalikan kembali energi tubuh yang hilang setelah berpuasa.

Buah buahan tersebut diatas sangat mudah anda temukan di pasar tradisional, dan harganya pun tidak terlalu mahal. Semoga jenis buah buahan yang bagus untuk berbuka puasa diatas dapat membantu anda untuk terhindar dari dehidrasi selama puasa.

Meski Hamil dan Menyusui Tapi Tetap Sehat Dunk....

BERPUASA saat hamil dan menyusui adalah salah satu langkah pendidikan agama yang paling awal bagi anak. Tentu saja semuanya tergantung pada kondisi kesehatan ibu. Tetapi secara umum, asal keadaan ibu sehat, berpuasa dan menyusui dapat berjalan tanpa kesulitan. Berikut beberapa tip yang bisa dicoba.
Asupan gizi seimbang
Ibu yang sedang menyusui membutuhkan tambahan 700 kalori per hari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh sang ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3 kali sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa, dan menjelang tidur sesudah salat tarawih. Makan sahur akan menghasilkan energi yang berguna untuk beraktivitas. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak.
Perbanyak konsumsi cairan
Mulai dari berbuka hingga sahur, minum air putih sebanyak dua liter, ditambah dengan jenis cairan lainnya seperti jus buah, teh manis hangat dan susu. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.
Istirahat yang cukup
Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahat sejenak, baik dengan tidur atau sekadar relaks dan menenangnkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.
Bekerja
Ibu yang memerah ASI di tempat kerjanya disarankan untuk tetap melakukannya dengan tetap memperhatikan tip yang sudah disebutkan di atas. Kembali berpegang pada prinsip demand and supply, semakin banyak ASI dikeluarkan, semakin banyak ASI yang akan di produksi. Apabila ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, ASI yang diproduksi dapat berkurang. Dengan demikian, ASI berkurang bukan karena tidak makan dan minum, melainkan karena tidak memerah ASI.

Kamis, 25 Juli 2013

Harga Cabai pun Ikut Pedas

JAKARTA – Mahalnya harga cabai membuat pedagang dan konsumen mengubah strategi pembelian dan penjualan. Namun, itu pun tidak terlalu  mendiskon harga. Di Bekasi, cabai dijual Rp500 per butir dan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah,  cabai  layu  dijual dengan harga mahal.
“Cabai yang layu  masih mahal, bahkan ada yang mulai busuk itu masih dijual dengan harga antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram," kata Dewi, salah seorang pembeli di Pasar Subuh Sampit kepada Antara, Kamis (11/7/2013).

Dewi mengatakan kalau dalam kondisi normal, harga cabai layu itu sama dengan harga cabai yang masih segar.

Menurutnya, rasa cabai yang mulai layu memang tidak sepedas cabai segar. Namun, di saat harga cabai mahal seperti sekarang,  cabai layu pun sudah bisa mewakili pelengkap rasa pedas saat menyantap makanan.

Pantauan di Pasar Keramat dan Pusat Perbelanjaan Mentaya, harga cabai rawit mulai turun bervariasi. Di Pusat perbelanjaan Mentaya, harga cabai rawit dijual Rp 80.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Keramat dijual antara Rp 80.000 dan Rp 90.000 per kilogram.

Sebelumnya, harga cabai rawit di Pasar Keramat sempat mencapai Rp 110.000 per kilogram, jauh di atas harga normal yang hanya sekitar Rp 25.000 per kilogram. Mahalnya harga cabai rawit dikeluhkan masyarakat yang terbiasa menyukai masakan pedas.
DI BEKASI 
Sejumlah pedagang bahan mentah bumbu masak di Kota Bekasi, Jawa Barat, membanderol harga cabai rawit merah seharga Rp500 per butir pada hari kedua Ramadan 1434 H/2013 M.

“Harga dari pasarnya sudah Rp120 ribu per kilogram, naik dari harga normal Rp60 ribu per kilogram," kata Ayu (41), pedagang sayur keliling kepada Antara di Jatiasih, Kamis (11/7/2013).

Menurutnya, pedagang terpaksa menjual komoditas tersebut per butir Rp500 untuk menghindari kerugian. "Satu kantong plastik isi 10 butir, saya jual Rp5.000. Kalau satuan juga boleh, harganya Rp500 per butir," katanya.

Ayu mengatakan, tingginya harga cabai rawit merah mengakibatkan konsumen beralih ke cabai rawit hijau karena harganya yang relatif stabil di pasaran. "Harga cabai rawit hijau masih Rp60 ribu per kilogram," katanya.

Syafri (35), pedagang sembako di Pasar Jatiasih mengaku tidak berani menyetok cabai rawit merah dalam skala besar selama Ramadan kali ini. “Karena harganya belum tentu sama pada hari berikutnya. Saya masih takut rugi,” katanya.

Syafri mengaku hanya berani menyetok maksimal 35 kilogram cabai yang didatangkan dari Pasar Baru Bekasi itu. “Biasanya saya berani stok sampai dua kali lipatnya pada Ramadan tahun lalu,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut hingga kini belum diketahui dirinya secara pasti. “Tapi kalau dengar-dengar sih, katanya akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mahal," ujarnya.
PASAR BENHIL
Para pedagang di pasar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang kian melonjak setiap hari, mulai dari harga daging, sayuran, hingga telur.

Kondisi tersebut, menurut salah seorang pedagang Suharti  mengakibatkan penghasilan mereka menurun karena para konsumen mengurangi belanjanya. “Tiap hari harga naik, tidak menentu. Misalnya saja tomat, hari ini Rp10.000 per kilogram besok bisa di atas Rp10.000 harganya,” ujarnya.

Harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak  merupakan dampak dari adanya kenaikan harga BBM pada  22 Juni 2013. Oleh karena itu, memasuki bulan Ramadhan ini, beberapa harga kebutuhan pokok juga ikut melonjak, seperti bawang merah, cabe merah, dan cabe rawit.

Saat ini, kenaikan harga sayur mayur mencapai 50%, harga daging naik mencapai 30%, sementara itu telor mengalami kenaikan yang tidak signifikan.

Kalau telor naiknya lambat, sekali naik Rp1.000. Awalnya Rp18.000 per kilogram lalu naik menjadi Rp19.000, “Sekarang harganya Rp21.000," kata pedagang telur Amin.

Sementara itu, daging sapi yang sebelumnya dijual Rp85.000-Rp90.000/kg sekarang mencapai Rp95.000-Rp100.000, hal itu mengakibatkan pendapatan pedagang menurun hampir 40%. “Semua pembeli mengeluh harganya naik, tetapi mau bagaimana lagi BBM naik semua juga ikut naik, Apalagi sudah mau lebaran," ujar pedagang daging sapi, Haji Suparman.

Kenaikan harga kebutuhan pokok juga dirasakan oleh konsumen, salah satunya Dewi seorang karyawati. “Mau bagaimana lagi, ini sudah jadi kebutuhan sehari-hari. Agar cukup belanjanya dikurangin, biasa beli satu kilo sekarang jadi setengah kilo. Apalagi gaji tidak ikut naik,” katanya.

Para pedagang mengharapkan harga kebutuhan pokok tidak melonjak semakin tinggi, sehingga tidak membebani para konsumen, dan pemerintah segera merealisasikan penurunannya.