Ozie LOGO KOMDAP

KOMDAP (KOMUNITAS MUDA PENGUSAHA).

AYO GABUNG SEKARANG

Jalin Komunitas Bisnis Anda Bersama Kami, Karna Yang Muda Yang Pengusaha

ANDA BUTUH DESAIN ?????

Desain Logo, Company Profile, Brosur, Spanduk, Conver Buku dll Hub : 08978036841 Email : oziealafasy@gmail.com

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

ACER ASPIRE 2920

ACER ASPIRE 2920 SPESIFIK CEKIDOT- INTEL CORE 2 DUO- PROSESSOR T7300 (2.0 GHZ)- RAM 1 GB DDR2 - HARDISK 250 GB HDD- DVD- BLUETOOTH- CHARGER- NO TAS- NO DRIVER.

Tampilkan postingan dengan label BISNIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISNIS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juli 2013

Harga Cabai pun Ikut Pedas

JAKARTA – Mahalnya harga cabai membuat pedagang dan konsumen mengubah strategi pembelian dan penjualan. Namun, itu pun tidak terlalu  mendiskon harga. Di Bekasi, cabai dijual Rp500 per butir dan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah,  cabai  layu  dijual dengan harga mahal.
“Cabai yang layu  masih mahal, bahkan ada yang mulai busuk itu masih dijual dengan harga antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram," kata Dewi, salah seorang pembeli di Pasar Subuh Sampit kepada Antara, Kamis (11/7/2013).

Dewi mengatakan kalau dalam kondisi normal, harga cabai layu itu sama dengan harga cabai yang masih segar.

Menurutnya, rasa cabai yang mulai layu memang tidak sepedas cabai segar. Namun, di saat harga cabai mahal seperti sekarang,  cabai layu pun sudah bisa mewakili pelengkap rasa pedas saat menyantap makanan.

Pantauan di Pasar Keramat dan Pusat Perbelanjaan Mentaya, harga cabai rawit mulai turun bervariasi. Di Pusat perbelanjaan Mentaya, harga cabai rawit dijual Rp 80.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Keramat dijual antara Rp 80.000 dan Rp 90.000 per kilogram.

Sebelumnya, harga cabai rawit di Pasar Keramat sempat mencapai Rp 110.000 per kilogram, jauh di atas harga normal yang hanya sekitar Rp 25.000 per kilogram. Mahalnya harga cabai rawit dikeluhkan masyarakat yang terbiasa menyukai masakan pedas.
DI BEKASI 
Sejumlah pedagang bahan mentah bumbu masak di Kota Bekasi, Jawa Barat, membanderol harga cabai rawit merah seharga Rp500 per butir pada hari kedua Ramadan 1434 H/2013 M.

“Harga dari pasarnya sudah Rp120 ribu per kilogram, naik dari harga normal Rp60 ribu per kilogram," kata Ayu (41), pedagang sayur keliling kepada Antara di Jatiasih, Kamis (11/7/2013).

Menurutnya, pedagang terpaksa menjual komoditas tersebut per butir Rp500 untuk menghindari kerugian. "Satu kantong plastik isi 10 butir, saya jual Rp5.000. Kalau satuan juga boleh, harganya Rp500 per butir," katanya.

Ayu mengatakan, tingginya harga cabai rawit merah mengakibatkan konsumen beralih ke cabai rawit hijau karena harganya yang relatif stabil di pasaran. "Harga cabai rawit hijau masih Rp60 ribu per kilogram," katanya.

Syafri (35), pedagang sembako di Pasar Jatiasih mengaku tidak berani menyetok cabai rawit merah dalam skala besar selama Ramadan kali ini. “Karena harganya belum tentu sama pada hari berikutnya. Saya masih takut rugi,” katanya.

Syafri mengaku hanya berani menyetok maksimal 35 kilogram cabai yang didatangkan dari Pasar Baru Bekasi itu. “Biasanya saya berani stok sampai dua kali lipatnya pada Ramadan tahun lalu,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut hingga kini belum diketahui dirinya secara pasti. “Tapi kalau dengar-dengar sih, katanya akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mahal," ujarnya.
PASAR BENHIL
Para pedagang di pasar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang kian melonjak setiap hari, mulai dari harga daging, sayuran, hingga telur.

Kondisi tersebut, menurut salah seorang pedagang Suharti  mengakibatkan penghasilan mereka menurun karena para konsumen mengurangi belanjanya. “Tiap hari harga naik, tidak menentu. Misalnya saja tomat, hari ini Rp10.000 per kilogram besok bisa di atas Rp10.000 harganya,” ujarnya.

Harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak  merupakan dampak dari adanya kenaikan harga BBM pada  22 Juni 2013. Oleh karena itu, memasuki bulan Ramadhan ini, beberapa harga kebutuhan pokok juga ikut melonjak, seperti bawang merah, cabe merah, dan cabe rawit.

Saat ini, kenaikan harga sayur mayur mencapai 50%, harga daging naik mencapai 30%, sementara itu telor mengalami kenaikan yang tidak signifikan.

Kalau telor naiknya lambat, sekali naik Rp1.000. Awalnya Rp18.000 per kilogram lalu naik menjadi Rp19.000, “Sekarang harganya Rp21.000," kata pedagang telur Amin.

Sementara itu, daging sapi yang sebelumnya dijual Rp85.000-Rp90.000/kg sekarang mencapai Rp95.000-Rp100.000, hal itu mengakibatkan pendapatan pedagang menurun hampir 40%. “Semua pembeli mengeluh harganya naik, tetapi mau bagaimana lagi BBM naik semua juga ikut naik, Apalagi sudah mau lebaran," ujar pedagang daging sapi, Haji Suparman.

Kenaikan harga kebutuhan pokok juga dirasakan oleh konsumen, salah satunya Dewi seorang karyawati. “Mau bagaimana lagi, ini sudah jadi kebutuhan sehari-hari. Agar cukup belanjanya dikurangin, biasa beli satu kilo sekarang jadi setengah kilo. Apalagi gaji tidak ikut naik,” katanya.

Para pedagang mengharapkan harga kebutuhan pokok tidak melonjak semakin tinggi, sehingga tidak membebani para konsumen, dan pemerintah segera merealisasikan penurunannya.

Rabu, 17 Juli 2013

Memulai Bisnis Saat Anda Masih Bekerja

Banyak karyawan atau pegawai, mungkin termasuk Anda, yang berambisi menjadi entrepreneur . Tetapi masalahnya Anda tak tahu bagaimana harus memulai untuk mewujudkan impian tersebut. Menjadi apapun, termasuk seorang entrepreneur yang Mandiri, tentu saja membutuhkan beberapa fase dan tahapan. Ada begitu banyak yang harus dipelajari dan dilakukan agar dapat menyiasati masa peralihan dari seorang bisa berjalan mulus. Bagi Anda yang masih muda dan belum begitu dituntut untuk menjadi Mandiri secara finansial, berhenti bekerja untuk memulai usaha tidak terdengar begitu berisiko. Namun jika Anda adalah seseorang yang menjadi tumpuan hidup bagi anggota keluarga lainnya atau sudah mendekati usia saat kemapanan seharusnya sudah digenggam, maka opsi mengundurkan diri dari jabatan yang Anda miliki sekarang akan menjadi sebuah pertaruhan yang begitu besar dampaknya.

Nah, jika Anda termasuk golongan yang kedua, ada baiknya Anda simak tips berikut. Tips ini bisa Anda terapkan jika Anda hendak memulai menjalankan usaha sendiri tanpa harus melepaskan jabatan Anda di kantor sekarang:

1. Berhematlah jika usaha Anda sekarang sudah mulai menghasilkan keuntungan. Dengan demikian Anda akan memiliki cadangan kas yang mencukupi saat meninggalkan pekerjaan di perusahaan di mana Anda bekerja.
2. Pelajari dan mengerti apa saja detil dalam surat kontrak kerja terutama jika di dalamnya disebutkan mengenai kekayaan intelektual dan penemuan yang Anda kembangkan sebagai bagian dari pekerjaan Anda. Hampir merupakan sebuah kepastian jika Anda mengerjakan sesuatu di kantor dalam jam kerja kantor, maka itu dianggap menjadi hak milik perusahaan. Jika Anda tidak memiliki kontrak kerja, maka hal ini menjadi kurang jelas. Periksa dengan seksama buku petunjuk tentang karyawan yang diterbitkan perusahaan Anda agar mengetahui dengan persis mengenai kepemilikan penemuan dan kekayaan intelektual. Tidak ada buku petunjuk yang bisa dibaca? Tanyakan hal tersebut kepada manajer SDM atau seseorang yang bertugas untuk bertanggung jawab mengenai hal tersebut. Dapatkan keterangan mengenai kebijakan perusahaan mengenai kedua hal yang sudah disebutkan tadi.
3. Pertimbangkan masak-masak untuk menjalankan bisnis Anda sebagai bisnis paruh waktu di samping pekerjaan Anda yang sekarang. Ini merupakan sebuah contoh yang bagus karena Anda akan terus mendapatkan penghasilan dan manfaat.
4. Sebaiknya pilih sebuah bisnis yang tidak terlalu mengandalkan keterlibatan Anda karena Anda masih memiliki keterbatasan waktu akibat bekerja sebagai karyawan. Misalnya, sebuah usaha warung makanan tentunya kurang sesuai dan menyita banyak waktu. Namun, usaha toko pakaian online mungkin akan lebih menghemat waktu dan tenaga Anda.
5. Jangan merasa tertekan saat meninggalkan pekerjaan yang sudah Anda geluti saat bisnis Anda sudah mencapai tahap aman (sudah lebih stabil dan menghasilkan keuntungan nyata).
6. Tidak dianjurkan untuk menceritakan bisnis kepada mitra kerja mengenai hal apa yang sedang berusaha Anda bangun di samping pekerjaan kantor yang Anda lakukan. Akan ditemui lebih banyak kerugian daripada manfaat jika Anda menceritakan bisnis yang sedang Anda rintis di dalam kantor. Hal ini juga berlaku terutama bagi klien dan pemasok yang Anda kenal.
7. Jangan gunakan komputer atau sistem dan alamat surel/ email yang berhubungan dengan perusahaan yang Anda tempati sekarang. Anda bisa berisiko untuk dituntut atas penggunaan fasilitas perusahaan demi kepentingan pribadi. Lagipula, segala aktivitas bisnis Anda akan lebih mudah terpantau jika Anda menggunakan komputer inventarisasi perusahaan.
8. Jangan segan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat Anda bernaung jika Anda pikir sudah waktunya untuk keluar. Jangan menunda. Menjalankan sebuah bisnis secara paruh waktu bisa saja hanya setengah berhasil namun kecuali Anda akan menjadi seorang investor pasif, usaha tersebut akan tumbuh hanya hingga mencapai titik tertentu tanpa komitmen penuh terhadap sang pemilik.
9. Bersikaplah terbuka terhadap atasan Anda. Malah jika mungkin bisnis Anda tidak bersaing dengan perusahaan yang ia miliki, Anda bisa mengajak mereka berinvestasi atau bahkan menjadi klien, investor,mitra atau pelanggan usaha yang Anda dirikan.
10. Pastikan Anda memanfaatkan waktu dengan seefisien mungkin karena pada dasarnya Anda sedang melakukan dua pekerjaan sekaligus. Kurangi aktivitas-aktivitas yang kurang produktif dan kurang penting bagi perkembangan usaha Anda di masa datang sembari berjuang untuk menyelesaikan kewajiban yang dibebankan kepada Anda sebagai karyawan di perusahaan yang menjadi tempat bernaung Anda sekarang.
Eciputra.com , Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net