Ozie LOGO KOMDAP

KOMDAP (KOMUNITAS MUDA PENGUSAHA).

AYO GABUNG SEKARANG

Jalin Komunitas Bisnis Anda Bersama Kami, Karna Yang Muda Yang Pengusaha

ANDA BUTUH DESAIN ?????

Desain Logo, Company Profile, Brosur, Spanduk, Conver Buku dll Hub : 08978036841 Email : oziealafasy@gmail.com

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

ACER ASPIRE 2920

ACER ASPIRE 2920 SPESIFIK CEKIDOT- INTEL CORE 2 DUO- PROSESSOR T7300 (2.0 GHZ)- RAM 1 GB DDR2 - HARDISK 250 GB HDD- DVD- BLUETOOTH- CHARGER- NO TAS- NO DRIVER.

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2013

Sehat Ala Nabi Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, -- Sehat Holistis ala Rasulullah adalah buku kedua yang ditulis dr Briliantono (dokter medis) bersama Ustadz Rusli Amin (dokter rohani). Buku pertama adalah Sehat Tanpa Obat yang membahas cara sehat dengan menerapkan rukun Islam dalam hidup keseharian.

Sedangkan, buku ini mengupas pola hidup sehat yang menyeluruh (sehat holistis) dengan merujuk kepada pola hidup Rasulullah SAW.

Penulis menegaskan bahwa pola hidup yang dipraktikkan Rasulullah SAW adalah pola hidup sehat yang menyeluruh dan sangat didambakan oleh manusia modern.

Dengan demikian, sesungguhnya pola hidup Rasul adalah pola hidup yang sangat cocok dijadikan panduan dan teladan oleh manusia modern atau siapa saja yang menginginkan hidup sehat secara holistis. Artinya, bukan hanya umat Islam, melainkan semua kalangan.

Penulis memulai bukunya dengan memaparkan alasan-alasan mengapa manusia di akhir zaman ini membutuhkan seorang nabi yang bersifat universal untuk semua bangsa dan masa (bab I).

Pada bab kedua, penulis sekadar mengulas sejarah Nabi Muhammad SAW. “Berbeda dengan penulisan sejarah hidup atau biografi para tokoh dunia yang lain, Sirah Nabawiyah ditulis dengan sangat selektif, terutama berkenaan dengan sabda-sabda Rasulullah.''

Metode periwayatan hadis sangat rumit dan luar biasa ilmiah. Boleh dikatakan bahwa sejarah hidup Rasulullah adalah sejarah yang sangat autentik karena diungkapkan oleh orang-orang yang terpercaya dan jujur.

Pada bab ketiga, penulis mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat figur agung Rasulullah. Bagaimana para Sahabat mulia menggambarkan sosok beliau dengan rinci, dari mulai wajah, postur tubuh, sampai cara beliau berjalan.

Begitu juga jadwal aktivitas Rasulullah SAW dari menit ke menit dan hikmah di balik aktivitas yang dilakukan Rasul tersebut.

Rasul hidup berabad-abad yang lalu, tapi gambaran fisik beliau yang sampai kepada kita begitu lengkap dan imajinatif. Ini membuat kerinduan kita kepada beliau semakin mengkristal.”

Bab keempat menyajikan sosok Rasulullah sebagai manusia ideal, model yang sempurna, di mana pun beliau berada pasti merupakan pribadi yang sempurna dan agung.

Semua sudut kehidupan yang beliau masuki terwarnai oleh perilaku beliau. Kondisi apa pun yang beliau hadapi, umat manusia tetap dapat memetik hikmah dari keteladanan beliau. Bahkan, dalam suasana hati beliau yang paling pahit sekalipun!

Buku ini sangat perlu dibaca oleh setiap orang, tidak hanya Muslim, sebagai rujukan pola dan gaya hidup sehat secara holistis yang sesuai dengan zaman modern.

Seperti ditegaskan penulis, “Jika Anda benar-benar menghendaki hidup sehat secara holistis maka ikutilah dan praktikkanlah pola dan gaya hidup Rasulullah SAW.''

Hanya dengan meneladani pola dan gaya hidup beliau, kita akan mencapai kondisi sehat lahir batin, fisik, dan psikis. Keadaan inilah yang akan mengantarkan kita pada kebahagiaan hati dan ketenangan jiwa.”

Jumat, 26 Juli 2013

Buka Puasa dengan Buah - Buahan Yuuuuuk...!!!

Berikut merupakan jenis buah buahan yang bagus untuk berbuka puasa, karena buah buahan berikut merupakan anti dehidrasi. Dehidrasi  merupakan hal yang kerap menghampiri  ketika berpuasa, hal seperti ini terjadi karena  anda tidak makan dan minum selama 12 jam.  Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas ketika berbuka puasa.
Namun kebanyakan orang malas untukmengkonsumsi air putih sebanyak itu, sehingga mengkonsumsi buah buahan adalah alternative lain untuk mencegah dehidrasi.
Dibawah ini adalah buah buahan yg membantu anda untuk terhindar dari dehidrasi yang bisa Anda konsumsi, seperti diberitakan oleh The Eco Muslim:
  1. Semangka. Siapa tak suka buah segar dan manis ini. Ada 2 jenis semangka yang dapat Anda konsumsi, yaitu yang merah dan kuning. Kandungan air dalam semangka mencapai 92 persen, dan dilengkapi mineral dan vitamin yang baik bagi tubuh yang sedang berpuasa.
  2. Jeruk. Jeruk memiliki kandungan air hingga 87 persen, dan selebihnya juga berisi vitamin dan mineral yang sangat baik bagi kesehatan dan kecantikan.
  3. Anggur pun memiliki jumlah cairan yang cukup banyak, hingga dapat memenuhi sebagian kebutuhan cairan tubuh. Antioksidannya tinggi, apalagi bila Anda konsumsi berikut bijinya. Jenisnya bisa sesuai selera Anda, anggur merah, hijau, ungu, atau yang hitam.
  4. Air kelapa. Air kelapa  sangat lezat dikonsumsi saat berbuka puasa. Mineral yang ada di dalamnya bisa memenuhi kebutuhan ion tubuh.
  5. Nanas. Selain kaya kandungan air, nanas pun memiliki khasiat anti peradangan yang baik bagi kesehatan. Rasanya yang manis sangat lezat dipadu dalam hidangan es buah atau rujak buah.
  6. Blewah. Kandungan air dalam buah yang segar ini mencapai hingga 80 persen. Selain mencegah dehidrasi, ia bisa mengembalikan kembali energi tubuh yang hilang setelah berpuasa.

Buah buahan tersebut diatas sangat mudah anda temukan di pasar tradisional, dan harganya pun tidak terlalu mahal. Semoga jenis buah buahan yang bagus untuk berbuka puasa diatas dapat membantu anda untuk terhindar dari dehidrasi selama puasa.

Meski Hamil dan Menyusui Tapi Tetap Sehat Dunk....

BERPUASA saat hamil dan menyusui adalah salah satu langkah pendidikan agama yang paling awal bagi anak. Tentu saja semuanya tergantung pada kondisi kesehatan ibu. Tetapi secara umum, asal keadaan ibu sehat, berpuasa dan menyusui dapat berjalan tanpa kesulitan. Berikut beberapa tip yang bisa dicoba.
Asupan gizi seimbang
Ibu yang sedang menyusui membutuhkan tambahan 700 kalori per hari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh sang ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3 kali sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa, dan menjelang tidur sesudah salat tarawih. Makan sahur akan menghasilkan energi yang berguna untuk beraktivitas. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak.
Perbanyak konsumsi cairan
Mulai dari berbuka hingga sahur, minum air putih sebanyak dua liter, ditambah dengan jenis cairan lainnya seperti jus buah, teh manis hangat dan susu. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.
Istirahat yang cukup
Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahat sejenak, baik dengan tidur atau sekadar relaks dan menenangnkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui bahwa semakin sering payudara dihisap oleh bayi, produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.
Bekerja
Ibu yang memerah ASI di tempat kerjanya disarankan untuk tetap melakukannya dengan tetap memperhatikan tip yang sudah disebutkan di atas. Kembali berpegang pada prinsip demand and supply, semakin banyak ASI dikeluarkan, semakin banyak ASI yang akan di produksi. Apabila ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, ASI yang diproduksi dapat berkurang. Dengan demikian, ASI berkurang bukan karena tidak makan dan minum, melainkan karena tidak memerah ASI.

Selasa, 23 Juli 2013

Berbuka Puasa yang Sehat

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.

Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.

Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.

Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.

Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.

Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.

Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidratseperti nasi dan ubi-ubian yang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.

Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.

Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.

Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.

Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.

Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.

Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya



Sumber:

http://majalahkesehatan.com/12-tips-sehat-berpuasa-ramadhan/